Berita terbaru dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan.
PELATIHAN KADER DALAM UPAYA IMPLEMENTASI ILP POSYANDU
ILP (Integrasi Layanan Primer) menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 2015 Tahun 2023 ILP adalah Sebuah upaya untuk menata dan mengoordinasikan berbagai pelayanan kesehatan primer dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup bagi perseorangan, keluarga dan masyarakat. ILP dilaksanakan sepanjang proses, mulai dari janin, lahir, remaja, dewasa, dan tua.
ILP bertujuan untuk mendekatkan akses dan pelayanan kesehatan yang bersifat promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan/atau paliatif pada setiap fase kehidupan secara komprehensif dan berkualitas bagi masyarakat. ILP dilaksanakan di Puskesmas, jejaring dan jaringan pelayanan kesehatan primer. Sasaran ILP mencakup ibu hamil, persalinan, nifas, bayi dan anak prasekolah, usia sekolah dan remaja, usia dewasa, dan usia tua.
Dalam upaya pelaksanaan program ILP, Puskesmas Bojong II sesuai arahan Kepala Puskesmas Bojong II mengadakan Bimtek pelatihan kader posyandu di desa, adapun sebagai berikut :
[Gambar][Gambar][Gambar][Gambar][Gambar][Gambar]
Rabu, 18 Juni 2025
[Gambar]
Stunting adalah salah satu masalah kesehatan yang masih banyak kita temukan di Indonesia, yaitu sekitar 21,6% (SSGI 2022). Meski demikian, Kementerian Kesehatan optimis untuk bisa melakukan Prevalensi stunting hingga mencapai 14% pada tahun 2024. Sehingga dengan demikian, pemerintah akan terus mengupayakan penurunan stunting sebanyak 2,7 persen setiap tahunnya.
Adapun upaya yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, salah satunya adalah dengan mengangkat tema “Protein Hewani Cegah Stunting” pada Hari Gizi Nasional ke-63 pada tahun ini. Perlu diketahui bahwa protein hewani adalah instrumen gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil guna mencegah stunting pada anak, hal ini dikarenakan pangan hewani mempunyai kandungan zat gizi yang lengkap, kaya protein hewani dan vitamin yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan.
Dalam keterangannya, Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia Prof. Hardiansyah juga mendukung urgensinya pemberian protein hewani terhadap penurunan angka stunting. Beliau mengatakan bahwa gangguan pertumbuhan janin dalam kandungan menjadi salah satu penyebab utama anak lahir stunting, salah satunya karena komponen gizi. “Ini bukti pemberian telur satu butir satu hari pada anak setelah pemberian ASI eksklusif itu menurunkan risiko stunting,”
Selain pemberian protein hewani, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting pada anak, diantaranya adalah sebagai berikut:
Mempersiapkan dan memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil, dengan rutin minum Tablet Tambah Darah dan mengkonsumsi gizi seimbang kaya protein hewani selama kehamilan.
Memberikan ASI Eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan
Memberikan MPASI yang kaya protein hewani untuk bayi usia diatas 6 bulan.
Terus memantau perkembangan anak dan membawa si Kecil ke Posyandu secara berkala
Menjaga kebersihan lingkungan
Dengan menerapkan beberapa tips mencegah stunting di atas, diharapkan bisa meminimalisir potensi stunting pada generasi penerus Indonesia, sehingga kedepannya diharapkan bisa menjadi sumber daya yang unggul dan berdaya saing.
Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat dan bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan apabila membutuhkan konsultasi maupun pemeriksaan kesehatan.
Kamis, 26 Januari 2023
Rabu, 25 Januari 2023
Peringatan Hari Ibu sebagai Puncak Pekan gerakan Ibu Hamil Sehat.
Pelayanan ANC Terpadu di Puskesmas Bojong II
Pelayanan ANC Terpadu merupakan pelayanan antenatal komperhensif dan berkualitas yang diberikan kepada ibu hamil dengan tujuan kehamilan yang sehat, bersalin dengan selamat, dan melahirkan bayi yang sehat.
Pemeriksaan ini melewati beberapa tahapan, diantaranya :
Kamis, 22 Desember 2022
Kegiatan Vaksinasi Dosis 1 dan 2 di Aula Kecamatan Bojong. kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan DInas Kesehatan Provinsi Jateng , Kecamatan Bojong, dan Puskesmas Bojong 1.
#Vaksinasi #Covid19 #Sinovac #Pfizer #Puskesmas #Bojong
Rabu, 22 Juni 2022
Berita terbaru dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan.
PELATIHAN KADER DALAM UPAYA IMPLEMENTASI ILP POSYANDU
ILP (Integrasi Layanan Primer) menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 2015 Tahun 2023 ILP adalah Sebuah upaya untuk menata dan mengoordinasikan berbagai pelayanan kesehatan primer dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup bagi perseorangan, keluarga dan masyarakat. ILP dilaksanakan sepanjang proses, mulai dari janin, lahir, remaja, dewasa, dan tua.
ILP bertujuan untuk mendekatkan akses dan pelayanan kesehatan yang bersifat promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan/atau paliatif pada setiap fase kehidupan secara komprehensif dan berkualitas bagi masyarakat. ILP dilaksanakan di Puskesmas, jejaring dan jaringan pelayanan kesehatan primer. Sasaran ILP mencakup ibu hamil, persalinan, nifas, bayi dan anak prasekolah, usia sekolah dan remaja, usia dewasa, dan usia tua.
Dalam upaya pelaksanaan program ILP, Puskesmas Bojong II sesuai arahan Kepala Puskesmas Bojong II mengadakan Bimtek pelatihan kader posyandu di desa, adapun sebagai berikut :
[Gambar][Gambar][Gambar][Gambar][Gambar][Gambar]
Rabu, 18 Juni 2025
[Gambar]
Stunting adalah salah satu masalah kesehatan yang masih banyak kita temukan di Indonesia, yaitu sekitar 21,6% (SSGI 2022). Meski demikian, Kementerian Kesehatan optimis untuk bisa melakukan Prevalensi stunting hingga mencapai 14% pada tahun 2024. Sehingga dengan demikian, pemerintah akan terus mengupayakan penurunan stunting sebanyak 2,7 persen setiap tahunnya.
Adapun upaya yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, salah satunya adalah dengan mengangkat tema “Protein Hewani Cegah Stunting” pada Hari Gizi Nasional ke-63 pada tahun ini. Perlu diketahui bahwa protein hewani adalah instrumen gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil guna mencegah stunting pada anak, hal ini dikarenakan pangan hewani mempunyai kandungan zat gizi yang lengkap, kaya protein hewani dan vitamin yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan.
Dalam keterangannya, Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia Prof. Hardiansyah juga mendukung urgensinya pemberian protein hewani terhadap penurunan angka stunting. Beliau mengatakan bahwa gangguan pertumbuhan janin dalam kandungan menjadi salah satu penyebab utama anak lahir stunting, salah satunya karena komponen gizi. “Ini bukti pemberian telur satu butir satu hari pada anak setelah pemberian ASI eksklusif itu menurunkan risiko stunting,”
Selain pemberian protein hewani, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting pada anak, diantaranya adalah sebagai berikut:
Mempersiapkan dan memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil, dengan rutin minum Tablet Tambah Darah dan mengkonsumsi gizi seimbang kaya protein hewani selama kehamilan.
Memberikan ASI Eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan
Memberikan MPASI yang kaya protein hewani untuk bayi usia diatas 6 bulan.
Terus memantau perkembangan anak dan membawa si Kecil ke Posyandu secara berkala
Menjaga kebersihan lingkungan
Dengan menerapkan beberapa tips mencegah stunting di atas, diharapkan bisa meminimalisir potensi stunting pada generasi penerus Indonesia, sehingga kedepannya diharapkan bisa menjadi sumber daya yang unggul dan berdaya saing.
Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat dan bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan apabila membutuhkan konsultasi maupun pemeriksaan kesehatan.
Kamis, 26 Januari 2023
Rabu, 25 Januari 2023
Peringatan Hari Ibu sebagai Puncak Pekan gerakan Ibu Hamil Sehat.
Pelayanan ANC Terpadu di Puskesmas Bojong II
Pelayanan ANC Terpadu merupakan pelayanan antenatal komperhensif dan berkualitas yang diberikan kepada ibu hamil dengan tujuan kehamilan yang sehat, bersalin dengan selamat, dan melahirkan bayi yang sehat.
Pemeriksaan ini melewati beberapa tahapan, diantaranya :
Kamis, 22 Desember 2022
Kegiatan Vaksinasi Dosis 1 dan 2 di Aula Kecamatan Bojong. kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan DInas Kesehatan Provinsi Jateng , Kecamatan Bojong, dan Puskesmas Bojong 1.
#Vaksinasi #Covid19 #Sinovac #Pfizer #Puskesmas #Bojong
Rabu, 22 Juni 2022